Sabtu, 28 Januari 2012

Sabtu, Januari 28, 2012
Kantor Bupati Bima yang dibakar massa aksi
BIMA - Bupati Bima Ferry Zulkarnain mengaku sudah menerima surat rekomendasi untuk melakukan pencabutan SK ekspolrasi tambang yang dikirim oleh Kementrian ESDM.

“Siang ini saya sudah menerima surat rekomendasi tersebut (pencabutan) dan malam ini akan kita bahas dengan jajaran pemerintah daerah,” kata Ferry kepada wartawan, Jumat (27/1/2012).

Dalam rapat tersebut, lanjut Ferry, Pemerintah Kabupaten akan memutuskan atas nasib SK Nomor 188 Tahun 2010 tentang pertambangan. “Kemungkinan besok sudah ada keputusannya,” tandasnya.

Sementara itu, Ferry memgaku belum pernah menerima telepon dari Menteri ESDM Jero Wacik. “Belum… kalau Dirjen (Mineral dan Batu Bara Thamri Sihite) pernah,” ungkap Bupati Bima saat dicegat di depan pendopo.

Sebelumnya, massa yang meminta pencabutan SK pertambangan di Bima membakar dua gedung yakni Kantor Bupati Bima dan KPUD Bima. Ini dilakukan karena pejabat terkait tidak mengindahkan permintaan warga.

Tidak hanya itu, massa yang berjulah puluhan ribu mendesak Kepala Keamanan Rumah Tahanan raba, Bima untuk membebaskan 50 tahanan yang terlibat dalam bentrok Sape.
(Agus Salim/Sindo TV/kem)

Sumber : Okezone 

0 komentar:

Poskan Komentar

Terima kasih atas komentar anda